Monthly Archive: June 2015

Bek Southampton Segera Merapat ke Anfield

<> at St Mary's Stadium on May 16, 2015 in Southampton, England.

Bursa transfer musim panas ini nampaknya dimanfaatkan sebaik mungkin oleh Liverpool. Tim yang bermarkas di Anfield tersebut baru saja sukses mendapatkan gelandang kreatif Brasil Roberto Firmino. Saat ini Liverpool kembali bergerak aktif. Giliran bek kanan Southampton Nathaniel Clyne, yang dikabarkan segera mereka gaet.

Clyne, 24 tahun, tampil impresif sepanjang musim lalu. Performa apiknya tersebut sempat membuatnya juga dikabarkan diincar oleh klub Premier League lainnya, Manchester United, yang disebut-sebut membutuhkan bek kanan baru.

Clyne tampil 35 kali bersama Southampton pada musim 2014/2015. Total, dia bermain selama 3.147 menit. Dalam catatan yang dilansir oleh WhoScored, dia rata-rata membuat 0,6 operan kunci per pertandingan – 0,1 adalah operan pendek dan 0,5 adalah operan panjang.

Rata-rata, dia membuat 42,5 operan per laga dengan tingka akurasi sebesar 78,5%. Untuk umpan silang, dia rata-rata membuat 0,5 umpan silang sukses per laga.

Bagaimana dengan aspek defensif? Clyne rata-rata melakukan 3,3 tekel per laga. Sementara, menurut statistik Opta, dia melakukan 115 tekel sepanjang musim lalu, lebih banyak dari jumlah tekel bek kanan Manchester City, Pablo Zabaleta (106 tekel).

Oleh Guardian, Liverpool dan Southampton dikabarkan setuju dengan nilai 12,5 juta poundsterling. Clyne pun tinggal menjalani tes medis dan menandatangani kontrak.

Southampton awalnya meminta 15 juta pounds untuk pemain yang kontraknya tinggal tersisa satu tahun tersebut. Namun, mereka akhirnya setuju dengan harga 12,5 juta pounds –dengan bayaran sisanya diberikan berdasarkan penampilan Clyne bersama Liverpool. Harga ini nampaknya bukan masalah bagi Liverpool yang tengah bersiap membuka musim 2015-2016 dengan kompetitif.

Datangnya Clyne bakal menutup kebutuhan Liverpool akan seorang bek kanan. Musim lalu, Brendan Rodgers beberapa kali menggunakan Emre Can sebagai bek kanan. Hasilnya, Can –yang amat piawai bermain sebagai gelandang tengah– tidak bermain terlalu efektif dikarenakan posisi tersebut bukan posisi naturalnya. Apabila Clyne bermain di posisi bek kanan, maka Can dapat ditempatkan di posisi favoritnya, agar mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Jika resmi, Clyne akan jadi pemain keenam yang didatangkan Liverpool pada bursa transfer kali ini. Sebelumnya, Liverpool sudah mendapatkan James Milner, Danny Ings, Adam Bogdan, Joe Gomez, dan Firmino.

Kualitas Madrid Sudah Tinggi, Benitez Bingung Membeli Pemain

MADRID, SPAIN - MAY 23:  Cristiano Ronaldo (R) of Real Madrid celebrates with team mates after scoring their team's third goal during the La Liga match between Real Madrid CF and Getafe CF at Estadio Santiago Bernabeu on May 23, 2015 in Madrid, Spain.  (Photo by Angel Martinez/Real Madrid via Getty Images)

Sudah menjadi adat tradisi bagi Real Madrid untuk membeli pemain berlabel bintang di setiap bursa transfer. Tapi lain cerita bagi pelatih madrid yang sekarang Rafael Benitez. Rafa berpendapat bahwa skuat Los Blancos saat ini sudah sangat oke dan dia pun bingung harus membeli pemain yang mana lagi.

Benitez setelah dikontrak jadi pelatih baru Madrid musim ini, tentu punya sokongan dana besar berbelanja pemain di bursa transfer. Dengan kebiasaan Benitez selama ini yang kerap membeli pemain dengan harga mahal, boleh jadi bakal ada nama besar yang datang ke Santiago Bernabeu musim depan.

Sampai saat ini Madrid baru memastikan perekrutan bek kanan Porto, Danilo, serta memulangkan Casemiro dari klub yang sama. Casemiro sendiri jadi permintaan khusus dari Benitez yang menginginkan pemain tangguh untuk posisi gelandang bertahan.

Namun bisa jadi tak akan ada pemain lagi yang didatangkan oleh Rafa, karena pelatih asal Spanyol itu mengaku bingung harus membeli siapa lagi. Ini disebabkan skuat Madrid yang ada sudah sangat bagus. Yang Benitez harus lakukan hanyalah mengembalikan kondisi fisik para pemainnya hingga mampu tampil prima sepanjang musim.

2 pemain anyar yang akan bergabung dengan skuar senior Madrid, yaitu Danilo dan Casemiro merupakan contoh pemainyang penting untuk klub. Real Madrid adalah klub yang berkembang setiap harinya. klub berusaha untuk menaikkan level tim ini dengan membeli pemain baru, yang bisa membantu kami menghadapi setiap tantangan yang ada , tapi saya ingin bilang bahwa sukar untuk menaikkan kualitas skuat Real Madrid saat ini yang memang sudah sangat bagus.” ujar Benitez.

Mengenai pola permainan , Benitez juga berjanji bahwa dengan skuat saat ini maka Real Madrid dipastikan akan tampil menyerang dalam setiap laga yang akan dilakoni. Menurut Benitez, Los Blancos punya pemain-pemain yang memungkinkan gaya main ofensif, apapun formasi yang dipakai.

Benitez kabarnya tak akan memakai format 4-3-3 yang menjadi andalan pelatih musim lalu Ancelotti. Dia disebut akan menggunakan formasi 4-2-3-1 dan menjadikan Cristiano Ronaldo sebagai penyerang tunggal. Terkait hal ini, Benitez mengaku belum membuat keputusan. Namun, yang bisa dia pastikan adalah timnya akan tampil menyerang di atas lapangan.

“Seperti yang saya katakan pada hari perkenalan saya, para pemain yang Anda miliki memengaruhi bagaimana Anda akan bermain. Kami punya para pemain menyerang, jadi ide permainan kami akan ofensif,” ujar Benitez dalam wawancara yang dilansir situs resmi Madrid.

Banyak pihak meramaikan rumor bahwa Madrid akan bermain defensif, bahkan Ronaldo akan jadi bek yang tangguh jika di asuh oleh Benitez.
Namun benitez berpendapat Gaya bermain madrid akan berdasarkan pada menampilkan sepakbola menyerang, menguasai bola kapanpun kami bisa, menyerang dengan mengalirkan bola secara cepat, berusaha untuk tidak kehilangan keseimbangan antara menyerang dan bertahan, menunjukkan agresi yang positif dan beradaptasi dengan berbagai formasi jika diperlukan,” papar mantan pelatih yang pernah menaklukkan Si Kuping Besar bersama Liverpool itu.

“Kami akan berusaha untuk menerapkan ciri khas sepakbola Madrid, sepakbola menyerang yang aktraktif. Tapi kami juga harus bisa memakai alternatif lain jika dibutuhkan. Itulah perbedaan antara gaya bermain, pada dasarnya adalah gaya bermain menyerang dalam kasus kami, dengan formasi, yang lebih kepada posisi para pemain di atas lapangan,” tutup Benitez.

Ego Tinggi Ronaldo Bisa Jadi masalah Bagi Benitez

roanbale

Entrenador Real Madrid, Rafa Benitez bakal mendapatkan pekerjaan sulit di Santiago Bernabeu. Menurut mantan penjaga gawang Madrid, Bodo Illgner, Benitez mungkin harus sedikit bersitegang dengan Cristiano Ronaldo soal kebijakan rotasi skuad.

Madrid memutus kontrak kerja Carlo Ancelotti bulan lalu meskipun pelatih asal Italia itu sukses mewujudkan mimpi 12 tahun tim tersebut dengan menjuarai Liga Champions 2014. Sayang, pada musim lalu Ancelotti gagal mempersembahkan satu trofi pun sehingga dia harus menerima kenyataan pahit didepak dari Bernabeu.

Los Blancos pun bergerak cepat dengan merekrut Benitez. Meskipun sudah ada pelatih baru, tetapi Ronaldo tampaknya belum bisa melupakan Ancelotti yang memang sangat memanjakan dirinya. Itu terlihat dari komentar bintang asal Portugal tersebut di Twitter, yang menginginkan Ancelotti bisa kembali bersama mereka.

Illgner pun berkomentar soal Benitez, yang memiliki kecenderungan merotasi pemain. Menurutnya, kebiasaan pelatih asal Spanyol tersebut akan membuat Ronaldo marah, sehingga keharmonisan tim bisa terganggu. Apalagi, Ronaldo nyaris tak pernah terlempar dari skuad utama El Real.

Ronaldo bisa menjadi sebuah masalah sebagai Benitez, dia harus bisa memadukan Ronaldo dan Gareth Bale sebagai satu kesatuan dan mungkin sesekali menempatkan mereka di bangku cadangan untuk memberkan istirahat.

Benitez adalah pelatih yang suka melakukan rotasi pemain, strategi tersebut dianggap mampu menyeimbangkan tim. tetapi Benitez harus melakukannya dengan cara yang halus. Itu akan menjadi tantangan utama. Illgner pun tak ragu dengan kapasitas Benitez, tetapi dia masih merasa yakin Ancelotti pantas mendapatkan kesempatan.

Sementara itu winger mahal mereka, Bale berharap adanya peranan baru dibawah arahan pelatih baru Real Madrid Rafael Benitez. Sementara itu posisi Cristiano Ronaldo ditengarai takkan berubah. Marca melaporkan bahwa Bale tak bahagia dengan posisinya di sektor sayap kanan. Akibatnya, winger asal Wales ini merasa permainannya sangat tidak memuaskan sehingga banjir kritikan mengalir deras kepadanya sepanjang musim 2014-15.

Agen Bale Jonathan Barnett sudah bertemu dengan presiden Madrid Florentino Perez dan chief executive Jose Angel Sanchez untuk membicarakan perasaan mantan pemain Tottenham Hotspur tersebut. Dikatakan bahwa Perez ingin melihat Bale menjadi sosok penting di tim dan pihaknya pun telah dua kali menolak tawaran Manchester United senilai 100 juta euro untuk sang pemain. Satu solusi bagi Benitez mungkin memindahkan Ronaldo lebih sebagai penyerang tengah. Tetapi, pemain asal Portugal tersebut selalu menolak menerima perubahan posisi.

Ronaldo diyakini ingin mendapatkan ruang di sisi kiri serangan sehingga dia bisa memotong ke dalam. Semua itu sudah Ronaldo buktikan pada musim yang baru lalu di mana dia mencetak 61 gol dalam 54 pertandingan di semua kompetisi bersama Los Blancos.

Klopp Ingin Jadi Penerus LVG

Dortmund's head coach Juergen Klopp attends a press conference on April 15, 2015 in Dortmund, western Germany, to announce that he will step down as coach of German first division Bundesliga football club Borussia Dortmund (BVB). Klopp will quit as head coach at the end of the season after seven years in charge and two German league titles.      AFP PHOTO / SASCHA SCHUERMANN

Setelah mengalami musim yang kurang baik, Jurgen Klopp akhirnya memutuskan untuk mengakhiri kebersamaan dengan Borussia Dortmund. Keputusannya itu lalu memancing spekulasi ke mana sosok 47 tahun tersebut akan berlabuh.

Salah satu rekan Klopp yang juga mantan pelatih Wolfsburg, Eckhard Krautzun, mengatakan bahwa Klopp sebenarnya tertarik untuk menjadi penerus Louis van Gaal di Manchester United meski tidak tahu kapan. United adalah tim dengan catatan sejarah yang panjang, merupakan salah satu tim terbaik di Premier League dan Eropa, sulit untuk mengatakan tidak pada United.

Nama terakhir yang disebut saat ini sedang berusaha membuat United kembali masuk ke daftar tim terbaik Eropa. Kesuksesan Louis van Gaal membawa Manchester United finis di posisi empat besar Premier League, membuatnya dipuja-puji banyak pihak. Publik menilai bahwa LvG –sapaan akrab Van Gaal– sebagai pelatih yang tepat untuk menukangi Wayne Rooney dan kawan-kawan.

Sejatinya wajar jika meneer asal Belanda itu mendapatkan sanjungan dari banyak pihak. Sebagaimana diketahui, ia datang ke Old Trafford di saat kondisi Red Devils sedang tak karuan. Mereka gagal lolos ke kompetisi Eropa setelah hanya finis di posisi tujuh Premier League 2013-2014.

Namun, mantan pelatih Barcelona itu tak langsung sukses di awal-awal kariernya melatih United. Juara 20 kali Premier League itu sempat terseok-seok di papan bawah, sebelum akhirnya sukses finis di empat besar. LVG sendiri menyesali kondisi timnya pada awal musim, jika United start dengan baik pada awal musim, mungkin cerita tentang siapa penguasa Premier League 2014-2015 bisa berbeda. Dengan catatan apik seperti itu Klopp menilai LVG telah menunjukkan kapasitasnya sebagai pelatih berkualitas.

Klopp juga berujar bahwa awal kesuksesan United terjadi saat LvG mengubah pakem formasi United dari 3-5-2 menjadi 4-4-2. Michael Carrick dijadikannya sebagai otak serangan, sementara Wayne Rooney yang sempat diplot sebagai gelandang mulai dipercaya mengisi pos ujung tombak. Hal ini terbukti efektif dalam mengdongkrak posisi United di klasemen.

Klopp ingin meneruskan tongkat estafet kepelatihan Van Gaal jika diberi kepercayaan, dan diyakini kualitas Klopp akan cocok untuk melatih United.

Digosipkan Meninggalkan Santiago Bernabeu, Ini Respon Dari Bale

balemartinez

Musim 2014/2015 merupakan musim yang kurang beruntung bagi Gareth Bale.Dimana Bale harus rela menerima banyak kritik dari segala penjuru dunia akibat penampilan yang kurang memuaskan di mata fans Real Madrid.Real Madrid memboyong Gareth Bale dari Tottenham Hotspur sekaligus menjadikannya pemain termahal dunia yang sebelumnya dimiliki oleh Cristiano Ronaldo.Akan tetapi dana yang dikeluarkan tidak sesuai dengan penampilan.

Gareth Bale berkomitmen untuk tetap bertahan bersama klubnya Real Madrid pada musim panas 2015. Pemain Timnas Wales itu bahkan berjanji untuk memperbaiki penampilannya bersama Los Merengues musim depan.

Seperti diketahui, penampilan Bale sepanjang musim kompetisi 2014-2015 bisa dinilai labil. Berstatus sebagai pemain termahal di dunia, Bale nyatanya tak mampu berbuat banyak membawa Madrid menjuarai satu gelar pun musim ini.

Kondisi tersebut membuat sebagian pendukung Los Blancos meminta para petinggi Madrid untuk menjual Bale pada bursa transfer musim panas nanti. Akan tetapi, Bale secara terang-terangan mengungkapkan niatnya untuk tetap menjadi bagian skuad Madrid musim depan.

Akibat gelombang kritikan itu, Bale pun sampai dirumorkan akan meninggalkan Santiagu Bernabeu. Manchester United disebut-sebut menjadi klub yang sangat meminatinya.

Tapi, Bale menegaskan kesetiannya kepada Madrid. Dia akan bertahan di klub asal ibukota Spanyol itu.

Soal kemampuan Bale, eks pelatih MU David Moyes mempunyai keyakinan besar bahwa dia akan tampil lebih oke musim depan seiring dengan pergantian pelatih Madrid ke tangan Rafael Benitez.

“Tentu saja, saya ingin tetap berada dalam bagian klub ini. Sebab, saya merupakan pemain Real Madrid dan saya akan hidup seperti biasanya. Saya menikmatinya dan semoga dapat melanjutkan karier saya di sini selama mungkin,” ungkap Bale, seperti dimuat AS, Sabtu (6/6/2015).

“Saya merasa nyaman dengan kehidupan saya di sini. Saya sangat menantikan untuk bermain, dan meraih banyak gelar. Tujuan saya ialah terus berkembang, tampil, dan memenangkan gelar sebanyak mungkin bersama Real Madrid,” pungkas eks winger Tottenham Hotspur itu.

Barca Tidak Boleh Meremehkan Juve !!

barca vs juve

Barcelona akan meghadapi Juventus dalam laga final ajang Liga Champions akhir pekan ini.
Semua mata dan telinga dari pecinta sepak bola saat ini sedang mengarah ke Berlin, tempat diselenggarakannya final Liga Champions 2015 antara Juventus versus Barcelona.

Setiap orang punya opininya sendiri mengenai final tersebut, termasuk juga dengan salah satu pesepakbola legendaris dunia, Karl-Heinz Riedle

Penyerang Barca yang di takuti yakni Trisula Barca yang diisi Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar da Silva Santos Junior menjadi andalan di lini serang mereka. Dalam semusim di kompetisi La Liga saja trio MSN ini sudah menyarangkan 81 gol untuk Barca.

sedangkan klub Juve medapatkan kabar buruk pada lini belakang mereka yaitu bek dari Juve yakni Andrea Barzagli dan Giorgio Chiellini yang cedera menjelang pertandingan final Barcelona vs Juventus di Berlin dan di beritakan tidak bisa mengikuti pertandingan besar tersebut.

pesepakbola legendaris dunia arl-Heinz Riedle, mengakui bahwa Barcelona memang lebih diunggulkan dibandingkan Juventus untuk menjadi pemenang di final Liga Champions 2014–2015. Meski begitu, pria asal Jerman tersebut tetap yakin akan peluang Bianconeri menjuarai ajang tersebut.

Riedle merupakan salah satu pahlawan Borussia Dortmund ketika mengalahkan Juventus pada 18 tahun silam. Kini pria berusia 49 tahun itu terpilih menjadi duta final yang dijadwalkan berlangsung di Olympiastadion Berlin pada Minggu 7 Juni 2015 dini hari WIB.

Ia pun memberikan prediksi mengenai duel yang akan terjadi antara Juve melawan Barca tersebut. Riedle percaya bahwa La Vecchia Signora memiliki peluang untuk dapat membawa pulang gelar Liga Champions musim ini.

“Apabila harus memberikan prediksi, 60-40 untuk Barcelona. Mereka lebih difavoritkan. Akan tetapi, jangan pernah meremehkan Juventus. Siapa yang melakukannya akan membuat kesalahan besar. Di hari yang baik, segalanya mungkin bagi Juventus termasuk menjuarai Liga Champions musim ini,” ujar Riedle, seperti dikutip Goal, Jumat (5/6/2015).

“Barcelona bukannya tidak tanpa celah, pertahanan mereka tak memberikan kesan baik sejauh ini menurut saya. Ketika mereka tampil di semifinal menghadapi Bayern Munich, pertahanan mereka lebih mudah ditembus jika saja Bayern tidak mengalami masalah cedera,” lanjutnya.

“Saya rasa pertandingan nanti (final Liga Champions) akan berjalan sangat menarik. Terutama untuk Juventus yang kembali setelah bertahun-tahun dan banyak hambatan untuk mencapai fase ini,” tuntas eks bomber Timnas Jerman tersebut.