Agen Bola Indonesia

Tidak Jadi ke Madrid, Sang Kekasih Kecewa

edurne

Pacar David de Gea, Edurne Garcia merasa sangat kecewa setelah kiper utama Manchester United tersebut gagal pindah ke Real Madrid. Proses transfer ini tidak selesai karena dokumen perpindahan tidak lengkap hingga penutupan bursa transfer di Spanyol pada Senin ( 31/8/2015) tengah malam.

De Gea terpaksa bertahan di Old Trafford karena Madrid mengklaim MU “sengaja” melakukan hal tersebut. Pasalnya, MU hanya memasukkan data ke sistem manajemen transfer FIFA pada tengah malam, ketika jendela transfes Spanyol mulai ditutup, sehingga Madrid tak punya waktu untuk menyelesaikan kesepakatan, yang akan memasukkan Keylor Navas dalam bagian pertukaran De Gea.

Real Madrid dan Manchester United sudah menemukan kesepakatan, De Gea akan di barter dengan Keylor Navas serta Madrid menambahkan uang sebagai alat transfer.

Edurne sempat senang dan sangat mendukung agar De Gea bisa bergabung dengan klub raksasa Liga Spanyol tersebut. Tentu saja, jika penjaga gawang berusia 24 tahun itu jadi hengkang ke Santiago Bernabeu, maka waktu kebersamaan mereka bisa jauh lebih banyak, terlebih Madrid adalah kampung halaman de Gea.

Rencana hanya tinggal rencana, harapan Edurne tak menjadi kenyataan karena masalah dokumen perpindahan yang telat diberikan. Ini yang membuat Edurne, yang pernah menggambarkan Manchester sebagai kota yang “lebih buruk dibandingkan dengan bagian belakang lemari pendingin”, merasa sangat kecewa.

“Saya sangat kecewa dengan apa yang telah terjadi,” demikian pernyataan bintang pop tersebut kepada para sahabatnya, seperti dilaporkan sejumlah media Spanyol.

De Gea masih mungkin bergabung dengan Los Blancos, tetapi dia harus menunggu setidaknya enam bulan lagi, yakni saat bursa transfer musim dingin bulan Januari nanti. Tetapi bila itu pun gagal terwujud, maka mantan kiper Atletico Madrid tersebut baru bisa pindah pada musim panas dan Los Blancos berpeluang mendapatkannya secara gratis karena kontrak De Gea habis saat itu.

Soal kegagalan transfer ini, Madrid sudah menyatakan kepada publik 10 pernyataan mereka pada Selasa (1/9). Intinya, Los Blancos menyalahkan MU yang tak segera memberikan respons terkait transfer De Gea.

Messi Tetap Menjadi Pemain Terbaik Meskipun Mencetak 1 GOL

messigetty460

Argentina lolos ke final Copa America 2015 setelah meraih kemenangan impresif 6-1 atas Paraguay. Namun enam gol tersebut, tidak di cetak oleh sang striker barcelona itu, yaitu Lionel Messi.

Messi memang tidak mencetak gol saat Argentina berpesta 6-1 ke gawang Paraguay di semifinal Copa America 2015. Meski begitu, Messi adalah kreator kemenangan ‘Tango’ karena dia mengreasikan tiga assist dalam laga yang dilangsungkan di Estadio Municipal de Concepcion, Rabu (1/7/2015) pagi WIB.

Atas kontribusinya itu Messi terpilih sebagai man of the match, mengalahkan Angel Di Maria yang dua kali menjebol gawang Paraguay. Ini adalah status man of the match keempat Messi dari lima pertandingan yang dia lakoni di Copa America 2015. Demikian dikutip dari Marca.

Messi baru menyumbangkan satu gol untuk Argentina di Copa America. Gol itu diciptakan saat Argentina menuai hasil imbang 2-2 kala melawan Paraguay di babak penyisihan grup.

Dalam laga itu, Messi dinobatkan menjadi man of the match. Tapi karena Argentina gagal menang, Messi menolak pemberian predikat itu.

Hingga empat pertandingan berikutnya, keran gol Messi untuk Argentina belum juga mengalir. Termasuk saat Argentina mencukur Paraguay dengan skor telak 6-1, dalam laga yang berlangsung, Rabu (1/7/2015).

Tapi dalam pertandingan semifinal kontra Paraguay itu, Messi memberikan kontribusi lainnya dalam bentuk assist. Dia mencetak tiga assist, dua di antaranya berbuah gol dari Marcos Rojo dan Javier Pastore.

Jika bisa tampil oke di final dan mengantar Argentina juara, Messi punya peluang besar menuntaskan turnamen ini sebagai pemain terbaik. Itu akan menjadi penawar atas kegagalannya bersaing di pencetak gol terbanyak karena dia sejauh ini baru bikin satu gol.

Soal gol sumbangan Messi yang belum kunjung datang, Aguero menerangkan bahwa striker asal Barcelona itu tak gusar. Aguero pun yakin bahwa Messi akan segera mencetak gol.

“Dia tenang. Jika tim menang, dia merasa oke. Apa yang terjadi adalah semua orang masuk ke lapangan untuk menjaga dia, dua atau tiga bek, dan itu membuat pemain lain bebas,” kata Aguero di situs resmi Copa America.

“Selalu menyenangkan mempunyai Leo dan gol itu akan datang,” imbuh striker yang memperkuat Manchester City itu.

Ego Tinggi Ronaldo Bisa Jadi masalah Bagi Benitez

roanbale

Entrenador Real Madrid, Rafa Benitez bakal mendapatkan pekerjaan sulit di Santiago Bernabeu. Menurut mantan penjaga gawang Madrid, Bodo Illgner, Benitez mungkin harus sedikit bersitegang dengan Cristiano Ronaldo soal kebijakan rotasi skuad.

Madrid memutus kontrak kerja Carlo Ancelotti bulan lalu meskipun pelatih asal Italia itu sukses mewujudkan mimpi 12 tahun tim tersebut dengan menjuarai Liga Champions 2014. Sayang, pada musim lalu Ancelotti gagal mempersembahkan satu trofi pun sehingga dia harus menerima kenyataan pahit didepak dari Bernabeu.

Los Blancos pun bergerak cepat dengan merekrut Benitez. Meskipun sudah ada pelatih baru, tetapi Ronaldo tampaknya belum bisa melupakan Ancelotti yang memang sangat memanjakan dirinya. Itu terlihat dari komentar bintang asal Portugal tersebut di Twitter, yang menginginkan Ancelotti bisa kembali bersama mereka.

Illgner pun berkomentar soal Benitez, yang memiliki kecenderungan merotasi pemain. Menurutnya, kebiasaan pelatih asal Spanyol tersebut akan membuat Ronaldo marah, sehingga keharmonisan tim bisa terganggu. Apalagi, Ronaldo nyaris tak pernah terlempar dari skuad utama El Real.

Ronaldo bisa menjadi sebuah masalah sebagai Benitez, dia harus bisa memadukan Ronaldo dan Gareth Bale sebagai satu kesatuan dan mungkin sesekali menempatkan mereka di bangku cadangan untuk memberkan istirahat.

Benitez adalah pelatih yang suka melakukan rotasi pemain, strategi tersebut dianggap mampu menyeimbangkan tim. tetapi Benitez harus melakukannya dengan cara yang halus. Itu akan menjadi tantangan utama. Illgner pun tak ragu dengan kapasitas Benitez, tetapi dia masih merasa yakin Ancelotti pantas mendapatkan kesempatan.

Sementara itu winger mahal mereka, Bale berharap adanya peranan baru dibawah arahan pelatih baru Real Madrid Rafael Benitez. Sementara itu posisi Cristiano Ronaldo ditengarai takkan berubah. Marca melaporkan bahwa Bale tak bahagia dengan posisinya di sektor sayap kanan. Akibatnya, winger asal Wales ini merasa permainannya sangat tidak memuaskan sehingga banjir kritikan mengalir deras kepadanya sepanjang musim 2014-15.

Agen Bale Jonathan Barnett sudah bertemu dengan presiden Madrid Florentino Perez dan chief executive Jose Angel Sanchez untuk membicarakan perasaan mantan pemain Tottenham Hotspur tersebut. Dikatakan bahwa Perez ingin melihat Bale menjadi sosok penting di tim dan pihaknya pun telah dua kali menolak tawaran Manchester United senilai 100 juta euro untuk sang pemain. Satu solusi bagi Benitez mungkin memindahkan Ronaldo lebih sebagai penyerang tengah. Tetapi, pemain asal Portugal tersebut selalu menolak menerima perubahan posisi.

Ronaldo diyakini ingin mendapatkan ruang di sisi kiri serangan sehingga dia bisa memotong ke dalam. Semua itu sudah Ronaldo buktikan pada musim yang baru lalu di mana dia mencetak 61 gol dalam 54 pertandingan di semua kompetisi bersama Los Blancos.

Klopp Ingin Jadi Penerus LVG

Dortmund's head coach Juergen Klopp attends a press conference on April 15, 2015 in Dortmund, western Germany, to announce that he will step down as coach of German first division Bundesliga football club Borussia Dortmund (BVB). Klopp will quit as head coach at the end of the season after seven years in charge and two German league titles.      AFP PHOTO / SASCHA SCHUERMANN

Setelah mengalami musim yang kurang baik, Jurgen Klopp akhirnya memutuskan untuk mengakhiri kebersamaan dengan Borussia Dortmund. Keputusannya itu lalu memancing spekulasi ke mana sosok 47 tahun tersebut akan berlabuh.

Salah satu rekan Klopp yang juga mantan pelatih Wolfsburg, Eckhard Krautzun, mengatakan bahwa Klopp sebenarnya tertarik untuk menjadi penerus Louis van Gaal di Manchester United meski tidak tahu kapan. United adalah tim dengan catatan sejarah yang panjang, merupakan salah satu tim terbaik di Premier League dan Eropa, sulit untuk mengatakan tidak pada United.

Nama terakhir yang disebut saat ini sedang berusaha membuat United kembali masuk ke daftar tim terbaik Eropa. Kesuksesan Louis van Gaal membawa Manchester United finis di posisi empat besar Premier League, membuatnya dipuja-puji banyak pihak. Publik menilai bahwa LvG –sapaan akrab Van Gaal– sebagai pelatih yang tepat untuk menukangi Wayne Rooney dan kawan-kawan.

Sejatinya wajar jika meneer asal Belanda itu mendapatkan sanjungan dari banyak pihak. Sebagaimana diketahui, ia datang ke Old Trafford di saat kondisi Red Devils sedang tak karuan. Mereka gagal lolos ke kompetisi Eropa setelah hanya finis di posisi tujuh Premier League 2013-2014.

Namun, mantan pelatih Barcelona itu tak langsung sukses di awal-awal kariernya melatih United. Juara 20 kali Premier League itu sempat terseok-seok di papan bawah, sebelum akhirnya sukses finis di empat besar. LVG sendiri menyesali kondisi timnya pada awal musim, jika United start dengan baik pada awal musim, mungkin cerita tentang siapa penguasa Premier League 2014-2015 bisa berbeda. Dengan catatan apik seperti itu Klopp menilai LVG telah menunjukkan kapasitasnya sebagai pelatih berkualitas.

Klopp juga berujar bahwa awal kesuksesan United terjadi saat LvG mengubah pakem formasi United dari 3-5-2 menjadi 4-4-2. Michael Carrick dijadikannya sebagai otak serangan, sementara Wayne Rooney yang sempat diplot sebagai gelandang mulai dipercaya mengisi pos ujung tombak. Hal ini terbukti efektif dalam mengdongkrak posisi United di klasemen.

Klopp ingin meneruskan tongkat estafet kepelatihan Van Gaal jika diberi kepercayaan, dan diyakini kualitas Klopp akan cocok untuk melatih United.

Digosipkan Meninggalkan Santiago Bernabeu, Ini Respon Dari Bale

balemartinez

Musim 2014/2015 merupakan musim yang kurang beruntung bagi Gareth Bale.Dimana Bale harus rela menerima banyak kritik dari segala penjuru dunia akibat penampilan yang kurang memuaskan di mata fans Real Madrid.Real Madrid memboyong Gareth Bale dari Tottenham Hotspur sekaligus menjadikannya pemain termahal dunia yang sebelumnya dimiliki oleh Cristiano Ronaldo.Akan tetapi dana yang dikeluarkan tidak sesuai dengan penampilan.

Gareth Bale berkomitmen untuk tetap bertahan bersama klubnya Real Madrid pada musim panas 2015. Pemain Timnas Wales itu bahkan berjanji untuk memperbaiki penampilannya bersama Los Merengues musim depan.

Seperti diketahui, penampilan Bale sepanjang musim kompetisi 2014-2015 bisa dinilai labil. Berstatus sebagai pemain termahal di dunia, Bale nyatanya tak mampu berbuat banyak membawa Madrid menjuarai satu gelar pun musim ini.

Kondisi tersebut membuat sebagian pendukung Los Blancos meminta para petinggi Madrid untuk menjual Bale pada bursa transfer musim panas nanti. Akan tetapi, Bale secara terang-terangan mengungkapkan niatnya untuk tetap menjadi bagian skuad Madrid musim depan.

Akibat gelombang kritikan itu, Bale pun sampai dirumorkan akan meninggalkan Santiagu Bernabeu. Manchester United disebut-sebut menjadi klub yang sangat meminatinya.

Tapi, Bale menegaskan kesetiannya kepada Madrid. Dia akan bertahan di klub asal ibukota Spanyol itu.

Soal kemampuan Bale, eks pelatih MU David Moyes mempunyai keyakinan besar bahwa dia akan tampil lebih oke musim depan seiring dengan pergantian pelatih Madrid ke tangan Rafael Benitez.

“Tentu saja, saya ingin tetap berada dalam bagian klub ini. Sebab, saya merupakan pemain Real Madrid dan saya akan hidup seperti biasanya. Saya menikmatinya dan semoga dapat melanjutkan karier saya di sini selama mungkin,” ungkap Bale, seperti dimuat AS, Sabtu (6/6/2015).

“Saya merasa nyaman dengan kehidupan saya di sini. Saya sangat menantikan untuk bermain, dan meraih banyak gelar. Tujuan saya ialah terus berkembang, tampil, dan memenangkan gelar sebanyak mungkin bersama Real Madrid,” pungkas eks winger Tottenham Hotspur itu.

Barca Tidak Boleh Meremehkan Juve !!

barca vs juve

Barcelona akan meghadapi Juventus dalam laga final ajang Liga Champions akhir pekan ini.
Semua mata dan telinga dari pecinta sepak bola saat ini sedang mengarah ke Berlin, tempat diselenggarakannya final Liga Champions 2015 antara Juventus versus Barcelona.

Setiap orang punya opininya sendiri mengenai final tersebut, termasuk juga dengan salah satu pesepakbola legendaris dunia, Karl-Heinz Riedle

Penyerang Barca yang di takuti yakni Trisula Barca yang diisi Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar da Silva Santos Junior menjadi andalan di lini serang mereka. Dalam semusim di kompetisi La Liga saja trio MSN ini sudah menyarangkan 81 gol untuk Barca.

sedangkan klub Juve medapatkan kabar buruk pada lini belakang mereka yaitu bek dari Juve yakni Andrea Barzagli dan Giorgio Chiellini yang cedera menjelang pertandingan final Barcelona vs Juventus di Berlin dan di beritakan tidak bisa mengikuti pertandingan besar tersebut.

pesepakbola legendaris dunia arl-Heinz Riedle, mengakui bahwa Barcelona memang lebih diunggulkan dibandingkan Juventus untuk menjadi pemenang di final Liga Champions 2014–2015. Meski begitu, pria asal Jerman tersebut tetap yakin akan peluang Bianconeri menjuarai ajang tersebut.

Riedle merupakan salah satu pahlawan Borussia Dortmund ketika mengalahkan Juventus pada 18 tahun silam. Kini pria berusia 49 tahun itu terpilih menjadi duta final yang dijadwalkan berlangsung di Olympiastadion Berlin pada Minggu 7 Juni 2015 dini hari WIB.

Ia pun memberikan prediksi mengenai duel yang akan terjadi antara Juve melawan Barca tersebut. Riedle percaya bahwa La Vecchia Signora memiliki peluang untuk dapat membawa pulang gelar Liga Champions musim ini.

“Apabila harus memberikan prediksi, 60-40 untuk Barcelona. Mereka lebih difavoritkan. Akan tetapi, jangan pernah meremehkan Juventus. Siapa yang melakukannya akan membuat kesalahan besar. Di hari yang baik, segalanya mungkin bagi Juventus termasuk menjuarai Liga Champions musim ini,” ujar Riedle, seperti dikutip Goal, Jumat (5/6/2015).

“Barcelona bukannya tidak tanpa celah, pertahanan mereka tak memberikan kesan baik sejauh ini menurut saya. Ketika mereka tampil di semifinal menghadapi Bayern Munich, pertahanan mereka lebih mudah ditembus jika saja Bayern tidak mengalami masalah cedera,” lanjutnya.

“Saya rasa pertandingan nanti (final Liga Champions) akan berjalan sangat menarik. Terutama untuk Juventus yang kembali setelah bertahun-tahun dan banyak hambatan untuk mencapai fase ini,” tuntas eks bomber Timnas Jerman tersebut.