Latest Posts

Mertesacker Mengungkap Pribadi Cech di Ruang Ganti

cech2

Bek Tengah Arsenal, Per Mertesacker, mengakui bahwa pertahanan Arsenal masih menyesuaikan diri dengan keberadaan penjaga gawang baru Arsenal, Petr Cech.

Petr Cech, Nama yang tidak asing di dunia sepakbola Internasional secara mengejutkan mendapat restu hengkang dari Chelsea ke Emirates Stadium kandang Arsenal dengan nilai transfer sekitar 10 juta euro. Pada pekan pertama Premier League, ketika Arsenal bertemu West Ham di Emirates, Cech kebobolan dua gol. Di pertandingan selanjutnya The Gunners berhasil mendapatkan kemenangan 2-1 atas Crystal Palace di Selhurst Park, London (16/8).

“Terkadang membutuhkan waktu jauh lebih lama dibandingkan yang Anda kira, untuk mengenal seorang penjaga gawang baru. Harus ada interaksi tinggi antara kiper dan para pemain belakang untuk dapat berkompetisi dalam Liga Primer,” kata Mertesacker seperti dikutip dari The Guardian, Selasa (18/8) seraya mengatakan bahwa sejak awal ia memiliki pemahaman yang baik dengan Cech.

“Ia adalah seseorang yang senang berbicara dan benar-benar tanggung jawab. Kami memiliki ambisi yang sama dan senang rasanya berkomunikasi dengannya.”
Mertesacker merasa bahwa Cech merupakan kiper yang komplit, mempunyai segudang pengalaman dan mental juara. Hal itu diketahuinya saat ia berada di ruang ganti dan mengamati Cech yang banyak bicara dan memberi motivasi terutama ketika Arsenal mengalami kekalahan, seperti saat kalah melawan West Ham kemarin.

“Bahkan saat kami kalah di sebuah pertandingan, ia memiliki ide bagus di dalam dan di luar pertandingan. Hal itu menunjukkan bahwa ia penting bagi kami. Ia cukup berpengalaman untuk mengetahui apa yang salah ketika kami melawan West Ham, jadi Anda tak perlu mengingatkannya lagi.”

Mertesacker kemudian berujar bahwa Arsenal menunjukkan kemampuan bangkit setelah terpuruk di laga pertama.”Pertandingan pekan lalu melawan West Ham adalah pengingat bagi kami untuk waspada bahwa ada kompetisi ketat dalam Liga Primer. Namun cara kami merespons sangat baik. Penting untuk bangkit kembali, karena jika anda terjatuh terus, maka semuanya sudah selesai” ucap Mertesacker.

Arsenal dijadwalkan akan bertanding melawan Liverpool di Emirates Stadium pada senin malam tanggal 24 Agustus 2015 waktu setempat. Pemain belakang tim nasional Jerman itu mengakui bahwa The Reds adalah pesaing yang kuat dalam perebutan gelar juara.

“Liverpool adalah lawan yang berinvestasi secara besar dan akan menjadi kompetitor yang hebat bagi kami, tapi kami ingin memberikan kemenangan kepada para penggemar setelah mendapat awal musim yang buruk.”

Ronaldo Versus Duo Barcelona

nominatoreufa

UEFA akhirnya mengumumkan tiga kandidat peraih penghargaan Pemain Terbaik Eropa musim 2014-2015. Bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo bakal bersaing dengan duo Barcelona, Lionel Messi dan Luis Suarez.

Sebelumnya penghargaan individual ini diikuti  35 nama pemain yang menjadi kandidat pemain terbaik Eropa. Namun tiga bintang tersebut berhasil menyisihkan 32 pesaing lainnya yang ada di daftar panjang UEFA.

Megabintang Madrid, Ronaldo menjadi kandidat kuat untuk meraih pemain terbaik Eropa musim lalu. Pencapaian yang didapatkan musim lalu adalah menjadi pemain tersubur di Eropa dengan mencetak 48 gol. Penampilannya yang paling fenomenal musim lalu adalah ia berhasil mencetak lima gol dalam satu pertandingan saat Los Blancos menenggelamkan Granada dengan skor 9-1, pada 5 April 2015. Selain itu, pemain berjuluk CR7 ini juga sukses mencetak tiga kali hattrick, menghadapi Espanyol, Getafe, dan Armenia.

Di sini, Ronaldo kembali bersaing dengan Lionel Messi, setelah perseteruan mereka dalam meraih penghargaan Ballon d’Or 2014. Kala itu Ronaldo keluar sebagai juara untuk kedua kalinya.

Namun ini bisa menjadi momen Messi untuk mengembalikan kejayaannya yang direbut Ronaldo pada musim lalu. Terakhir Messi menjadi pemain terbaik Eropa pada musim 2010-2011. Modal Messi cukup bagus sepanjang musim lalu. Selain membawa Barca meraih empat gelar yaitu La Liga, Copa del Rey, Liga Champions, dan UEFA Supercup, ia juga punya prestasi individu yang cemerlang.

Di antaranya mematahkan rekor pencetak gol terbanyak di La Liga milik Telmo Zarra dengan 251 gol. Rekor itu dicetak La Pulga saat hattrick menghadapi Sevilla 22 November 2014.

Luis Suarez bisa saja membuat kejutan, dengan mengalahkan duo bintang top dunia itu. Adaptasi yang cepat bersama Barcelona menjadi prestasi tersendiri buat Suarez, dan hasilnya pemain Timnas Uruguay tersebut membantu Blaugrana meraih empat gelar. Suarez juga merupakan anggota Trisula Barca bersama dengan Messi dan Neymar yang mengemas 122 gol, atau tersubur di Eropa.

Mereka merupakan tiga terbaik yang lolos seleksi fase ketiga, dari penilaian para juri lewat proses voting yang terdiri dari beragam jurnalis olahraga. Sementara hasil pemungutan suara akan dilangsungkan di Monaco, Kamis 27 Agustus 2015, atau bertepatan dengan undian penyisihan grup Liga Champions 2015.

Modek Seksi Australia Tolak Ajakan Kencan Ronaldo

limaronaldo

Bagi sebagian kaum hawa, Cristiano Ronaldo bisa menjadi pria idaman. Ronaldo sudah mempunyai segalanya, dimulai dari wajah yang tampan, kekayaan melimpah, status mega bintang di  klub sebesar Real Madrid,  skill olah bola top, pemain termahal dunia sampai terkenal di dunia modelling. Jika ditanya siapa Ronaldo, anak kecil pun tahu.

Tapi popularitas yang sedemikian tinggi tidak sanggup menarik perhatian model seksi Australia, Aline Lima, yang baru baru ini menolak ajakan superstar Real Madrid tersebut.

Ronaldo boleh jadi terkejut ketika seorang model cantik asal Australia menolak ajakan bertemu selama tur Madrid di Australia. Padahal, kapten Timnas Portugal itu telah merayu Aline agar mau berkencan, bahkan tidur dengannya.

Ronaldo juga tak masalah saat mengetahui Aline sudah memiliki kekasih. Ronaldo malah sempat meminta foto seksi Aline yang tengah melakukan kegiatan di gym. Namun, permintaan itu ditolak oleh Aline.

Runner-up Miss Latina Australia ini ternyata merupakan seorang kekasih yang setia. Menurut Aline, kekasihnya tak akan senang bila dia menuruti permintaan Ronaldo. “Tidak, pacar saya tidak akan senang dengan hal itu,” kata Aline menolak permintaan Ronaldo, seperti dilansir Mirror.

Setelah peristiwa tersebut, nama Aline sontak terkenal  karena menolak ajakan kencan dari seorang superstar. Dia juga mendapat berbagai pujian karena kesetiaan yang dia tunjukkan kepada kekasihnya dengan menolak ajakan kencan Ronaldo.

Dilaporkan sebelumnya, Ronaldo menggoda Aline demi bisa mengajak model kelahiran Brasil itu untuk berkencan. Kendati sudah mengetahui nomor telepon dan bisa mengirim pesan lewat media sosial WhatsApp, rayuan Ronaldo tak mempan terhadap kesetiaan Aline untuk kekasihnya.

Menariknya, kekasih Aline yang bernama Alex ternyata merupakan fans berat dari Real Madrid, klub yang dibela Ronaldo saat ini. Demi memuluskan rayuannya, Ronaldo malah sempat menawarkan tiket menyaksikan laga Madrid kontra Manchester City di Melbourne Cricket Ground, Australia pada Juli lalu.

Aline sendiri saat ini berusia 22 tahun dan masih aktif sebagai model di Australia. Aline juga bekerja sebagai make up artist. Sementara itu, Madrid boleh jadi baru saja kehilangan seorang penggemarnya setelah apa yang dilakukan Ronaldo terhadap Aline.

Tidak Ada Jabat Tangan dari Wenger, Mourinho Rileks

mourinhosmile

Big match antara Chelsea versus Arsenal dalam perebutan jawara Community Shield memang sudah berakhir, tapi ada kisah menarik di balik itu , yaitu Manajer Arsenal yang tidak menjabat tangan manajer tim lawan. Biasanya setelah pertandingan selesai, maka kedua manajer tim masing – masing akan saling bersalaman dan mengatakan sedikit kata – kata atau bahkan bergurau, tapi sekali ini tidak ada jabat tangan atau basa – basi.

Manajer Chelsea, Jose Mourinho, enggan membesar-besarkan cerita soal tidak ada jabat tangan dengan manajer Arsenal, Arsene Wenger, usai laga Community Shield 2015 di Stadion Wembley, London, Minggu (2/8/2015).

Pada laga yang berakhir 1-0 untuk kemenangan Arsenal itu, Mourinho dan Wenger memang terlihat tidak saling berjabat tangan sesuai pertandingan. Dalam tayangan televisi yang terekam, Wenger terlebih dahulu pergi menuju ruang ganti pemain, sementara Mourinho lebih lama berada di pinggir lapangan.

“Saya lebih mudah berjabat tangan dengan para pemain Arsenal karena saya masih berada di sekitar lapangan usai pertandingan. Jika orang lain tidak melakukan hal yang sama, maka itu bukan sebuah cerita,” kata Mourinho kepada agen bola .

Perseteruan Mourinho dan Wenger terjadi dalam beberapa tahun terakhir, terutama saat Mourinho menangani Chelsea selama dua periode kepelatihan. Mourinho sempat menjuluki Wenger sebagai “spesialis kegagalan”. Sementara itu, kemenangan Arsenal pada ajang Community Shield 2015 merupakan kemenangan perdana Wenger atas Mourinho dalam 14 pertandingan.
Mourinho juga berkomentar tentang striker anyar yang baru di rekrutnya musim ini. Mourinho akan memberikan kesempatan bagi Radamel Falcao untuk tampil pada laga uji coba melawan Fiorentina, Rabu (5/8/2015).

Menurut Mou, Falcao butuh banyak menit bermain untuk mengembalikan ketajamannya.
“Ia butuh banyak menit bermain, untuk meningkatkan kepercayaan dan mengembalikan ketajamannya. Jika hanya bermain di satu pertandingan atau hanya mengikuti sesi latihan, anda tidak mungkin bisa merasakan atmosfir tantangan di atas lapangan” imbuh Mou.

Falcao sudah merasakan debut kompetitif bersama Chelsea saat menghadapi Arsenal pada ajang Community Shield 2015 di Stadion Wembley, London, Minggu (2/8/2015). Falcao masuk pada babak kedua menggantikan Loic Remy.

Cara Meraih Gelar Premier League

Chelsea WIn

Melihat judul di atas, sepertinya artikel ini akan memaparkan cara meraih gelar Premier League yang bergensi
untuk para klub yang bermain didalamnya. Jika ditilik , maka aspek terbesarnya adalah Lini serang yang kuat, atau
palang pintu pertahanan yang kokoh ?

Tidak hanya dua aspek tersebut tapi , Keberuntungan, kebersamaan, talenta, determinasi, semangat, dan sikap
pantang menyerah adalah sederet alasan yang secara gamblang, menjelaskan bagaimana cara untuk meraih gelar
juara di kompetisi sepakbola. Tim yang bagus akan menggabungkan semua elemen tersebut, dan berusaha untuk
mempertahankannya agar semakin menguatkan dominasi terhadap klub lain.

Tidak terkecuali di Premier League, dianggap sebagai liga terbaik di dunia juga mengharuskan sang jawara untuk
menguasai elemen-elemen penting yang sudah disebutkan di atas. Namun, seringkali hal itu saja tidak cukup.
Sebab, Premier League juga mempunyai keunikan tersendiri yang mungkin berbeda pula dengan pakem liga-liga
lain.

Di Inggris, hampir kebanyakan tim juara pasti punya penyerang yang bisa mencetak minimal 20 gol dalam satu
musim. Dilansir ESPNFC, sejak 2009 kebanyakan juara EPL pasti memiliki tipikal karakter seperti itu, dengan rasio
mencetak gol setidaknya mencapai 0.67%. Memang ada anomali, seperti kasus Chelsea 2004/2005 yang ‘hanya’
memiliki striker dengan torehan 13 sebagai pencetak gol terbanyak. Namun, hal seperti itu bisa dibilang jarang
ditemui. Bandingkan dengan Liga Italia, misalnya. Juventus memenangi empat titel serie-A secara berturut-turut,
dengan lebih memfokuskan pada lini pertahanan terlebih dahulu. Juventus pasti kebobolan tidak sampai 25 gol
ketika menjalani 38 laga sebagai jawara Italia, meskipun lini serangnya tidak segarang klub-klub elit Eropa lainnya.
Musim lalu Tevez memang mencetak 20 gol, tapi di tiga musim sebelumnya Juventus hampir tidak pernah
menemukan sosok predator yang ada di klub lain seperti Ronaldo, Messi, Aguero, Soriano, atau Zahavi. Anda bisa
membayangkan, bagaimana memenangi parade taktikal di Italia dengan menggantukan nasib pada striker macam
Matri, Vucinic, Boriello, atau Giovinco?

Tim Inggris punya keunikan tersendiri, dengan karakter permainan yang lebih mengutamakan daya gedor dibanding
palang pertahanan. Mereka memang sudah menanamkan filosofi menyerang sejak dalam pikiran. Manchester
United, misalnya. Mereka pernah kebobolan 35 gol ketika Vidic dan Ferdinand sedang berada di masa keemasan di
musim 2008/2009. Di 2012/2013, mereka malah kebobolan 43 gol. Namun, di kedua musim itu The Reds Devils
sama-sama berhasil angkat trofi. Mereka menutup ‘celah’ ini dengan daya gedor yang lebih tajam. Di dua musim
itu, mereka mencetak 66 gol dan 86 gol.

Manchester City dan Liverpool lebih gila lagi pada musim 2013/2014. Peringkat satu dan dua itu kebobolan 37 gol
dan 50 gol, tapi berhasil menyarangkan 102 dan 101 gol dalam 38 laga. Dalam kasus ini, boleh dibilang mereka
lebih butuh sosok striker kelas wahid jika memang ingin angkat trofi di akhir musim. Statistik membuktikan itu, dan
tren bermain Premier League dalam beberapa musim terakhir juga menyuguhkan fakta tersebut. Bahkan oleh
Chelsea kampiun musim 2014/2015 yang disebut sebagai tim parkir-bus, tapi punya raihan gol kedua terbanyak dan
menempatkan strikernya di posisi kedua daftar top-scorer.

Musim lalu, Chelsea bermain pragmatis. Menurut Mou, taktik seperti inilah yang diperlukan untuk memenangi gelar
juara Premier League. Sedangkan Wenger, bersikukuh bahwa permainan terbuka dan atraktif milik Arsenal bisa
mendatangkan trofi musim depan, sebab Manchester juga pernah melakukannya beberapa musim lalu. Wenger
juga mengatakan, bahwa untuk menjadi tim juara sebuah klub harus terus berinovasi dan tidak bisa menerapkan
skema serupa dalam 38 laga secara terus menerus.

Menurut sang Arsitek Arsenal, penyesuaian tim dan ke-fleksibel-an kala berhadapan dengan tim yang memiliki karakter
berbeda adalah sebuah keharusan. Pendapat Mourinho dan Wenger tentu tidak salah, karena keduanya kini adalah
dua manajer terbaik di dataran Inggris. Tapi jika menilik prestasi klub di Premier League dalam satu dekade
terakhir, Anda tentu paham harus lebih mendengarkan masukan milik siapa.

Siapkan Dana Segar, Ac Milan Punya 100 Juta Euro Untuk Belanja

ibrahimovici

Ac milan musim lalu tampil kurang bagus di Serie A Italia.Melihat hal tersebut salah seorang pengusaha kaya raya asal Thailand pun ikut ingin memberikan dana segar untuk Milan merekrut pemain berkelas.Sebut saja Bee Taechaubol , Beliau dikabarkan sanggup memberikan dana kepada Rossoneri hingga 100 juta Euro untuk membeli pemain.

Pengusaha yang akrab disapa dengan Mr Bee tersebut saat ini memang akan segera memiliki 48 persen saham Rossoneri. Tahap akhir dari akuisisi diharapkan akan rampung dalam minggu ini.

Dengan nilai transaksi hingga mencapai angka 480 juta euro, harian La Repubblica yakin Milan akan mendapat dana tambahan hingga 100 juta euro yang bisa mereka gunakan di bursa transfer musim panas.

Musim ini Milan memang kembali aktif di bursa transfer. Beberapa nama sohor dengan bandrol mahal sukses digaet oleh tim yang akan dilatih oleh Sinisa Milajlovic ini.

Sejauh ini Milan telah menghabiskan sekitar 60 juta euro untuk mendatangkan Carlos Bacca, Luiz Adriano dan Andrea Bertolacci, dengan Jose Mauri juga bergabung dengan status bebas transfer.

Dengan dana ekstra tersebut, maka Rossoneri akan melanjutkan aktivitas transfer mereka dengan Zlatan Ibrahimovic dan Alessio Romagnoli sebagai buruan utama.

Mendengar kabar tersebut, Ibrahimovic pun turut ikut angkat bicara mengenai rumor tersebut. Ibra mengaku sudah menyerahkan segala urusan soal itu kepada sang agen, Mino Raiola.
Spekulasi soal masa depan Ibra dimulai karena belum ada tanda-tanda pembicaraan kontrak baru penyerang asal Swedia itu. Sebab masa tinggal Ibra di Parc des Princes tinggal tersisa setahun lagi.

Maka dari itu, beberapa klub langsung antre mengejar tanda tangannya. Dua klub yang disebut-sebut bernafsu mendapatkan Ibra adalah AC Milan dan Manchester United.

Milan sendiri lewat Adriano Galliani dan Silvio Berlusconi, plus pemain barunya, Carlos Bacca, sudah mengutarakan keinginan mereka melihat Ibra berseragam Rossoneri musim depan.

Sementara Ibra dikabarkan jadi ‘striker misterius’ yang sedang diincar oleh manajer United, Louis van Gaal.

Pintu keluar Ibra dari PSG seperti kian terbuka lebar usai pernyataan Laurent Blanc selaku pelatih Les Parisiens, yang ingin memainkan Edinson Cavani sebagai penyerang tengah, posisi yang ditempati Ibra saat ini.

Terkat rumor masa depannya saat ini, Ibra tak mau ambil pusing karena segala urusan mengenai hal tersebut sudah ditangani oleh Raiola selaku agennya.

“Apakah saya akan bertahan di Paris? Masa depan saya berada di tangan (agen) Mino Raiola,” tutur Ibra kepada Sky Sports.

“Yang terpenting saat ini adalah tetap tampil oke, mempertahankan apa yang sudah kami lakukan, bekerja keras, dan mempersiapkan diri untuk musim mendatang,” sambungnya.